Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya kembali menulis di blog kesayangan saya.
ini adalah pertemuan ketiga mata kuliah menejemen teknologi informasi dan ini adalah tugas kedua saya. Tulisan saya kali ini mengenai aplikasi mobile
Dengan mengetahui pengembanganya maka secara otomatis kita pun menjadi tahu bagaimana membuat aplikasi mobile baik itu untuk android, ios, blackberry, windows phone. Alasan terbesar mengapa perlu pemahaman mengenai pengembangan aplikasi mobile tidak terlepas
dari perkembangan perangkat mobile atau smartphone yang tumbuh meningkat begitu pesat dalam beberapa tahun kebelakang khususnya tahun ini.
Dari fenomena tersebut tidak menuntut kemungkinan tahun depan atau beberapa tahun kedepan masih terjadi peningkatan oleh karenanya dibutuhkan pengembang aplikasi mobile. Baiklah saya lanjutkan mengenai pengembangan aplikasi mobile tersebut.
Aplikasi Mobile atau Mobile Computing adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan aplikasi pada piranti berukuran kecil, portable, dan wireless
serta mendukung komunikasi.
Yang termasuk mobile computing:
- mobile phone
- Wearable computer
- Personal Digital Assistant (PDA)
- Smartphone
Keuntungan Mobile Computing
1.Extreme Personalization
-Ponsel diantara dompet dan kunci motor
-Tempat menyimpan segala informasi pribadi
2.Pengaksesan Informasi setiap saat dan dimanapun
-Memungkinkan kita untuk bekerja, belanja atau bermain tanpa batasan waktu dan tempat (asal terhubung!)
3.Mobilitas tinggi tanpa kerumitan kabel (W-LAN) & Instalasi jaringan yang cepat
4.Kompatible yang tinggi dengan teknologi lain
5.Cocok untuk daerah yang belum ada infrastruktur
jenis pengembangan aplikasi mobile
1. Aplikasi Native
Aplikasi native adalah aplikasi yang secara khusus ditujukan untuk platform mobile tertentu dan menggunakan bahasa pemrograman serta perangkat lunak
pengembangan sesuai platform tersebut. Sebagai contoh aplikasi native android ditulis menggunakan bahasa pemrograman java dan tool eclipse
sementara IOS/Iphone ditulis dengan menggunakan bahasa objective-c dan tool Xcode.
Kelebihan:
1.Performa yang sangat baik karena ditulis secara native untuk platform spesifik.
2.Mampu mengakses semua fitur perangkat keras smartphone seperti info device, accelerometer, kamera, compas, file dan lain sebagainya.
3Menghasilkan antarmuka look and feel yang alami dengan sangat baik.
Kekurangan:
1.Pengembangan yang tidak mudah karena menggunakan lingkungan, bahasa dan API(Application Programming Interface) spesifik.
2.Aplikasi hanya berjalan pada platform yang sudah dispesifikasikan diawal pengembangan. Apabila ingin tersedia di platform lain
maka harus ditulis dari awal dengan menggunakan tool pengembangan yang sesuai.
2.Aplikasi Web
Aplikasi web merupakan aplikasi website yang secara spesifik dioptimalkan untuk penggunaan di lingkungan smartphone.
Aplikasi ini dibangun menggunakan standar teknologi web seperti HTML5, CSS3 dan JavaScript.
Pendekatan write-once-run-anywhere pada aplikasi web menghasilkan aplikasi mobile cross-platform yang mampu bekerja pada platform mobile berbeda.
Kelebihan:
1.Dapat berjalan baik di semua browser modern pada platform mobile.
2.Tahap pengembangan yang mudah karena menggunakan teknologi web yang sudah ada.
3.Tidak perlu mempelajari bahasa baru karena menggunakan bahasa yang sudah familira yaitu HTML5, CSS3 dan JavaScript.
Kekurangan:
1.Kemampuan aplikasi sangat terbatas yakni tidak dapat mengakses fitur-fitur perangkat keras smartphone.
2.Sesuai karakteristiknya aplikasi web mobile hanya tersedia secara online.
3.Performa kurang stabil dan bergantung pada konektivitas yang ada.
3.Aplikasi Hybrid
Intuisi dari aplikasi hybrid adalah menanamkan aplikasi mobile HTML5 ke dalam kontainer native.
Aplikasi berupaya mengombinasikan kelebihan-kelebihan pendekatan aplikasi web mobile HTML5 dan aplikasi native.
Sederhananya, pendekatan ini akan mengonversi aplikasi web mobile HTML5 ke aplikasi native smartphone target.
Dan untuk mengimplementasikan hal tersebut diperlukan dukungan perangkat lunak spesifik yaitu sebuah framework pengembangan aplikasi mobile seperti phonegap.
Kelebihan:
1.Tahap pengembangan yang relatif mudah karena memanfaatkan standar teknologi web.
2.Hasil pembuatan aplikasi dapat berjalan pada hampir semua platform mobile (bergantung framework yang digunakan) menariknya didistribusikan secara native.
3.Penggunaan framework aplikasi mobile memungkinkan akses ke fitur-fitur perangkat keras seperti accelerometer, kamera, kalender dan lainnya.
4.Memungkinkan pembuatan aplikasi online ataupun offline.
Kekurangan:
1.Memerlukan perangkat lunak bantu framework pengembangan aplikasi mobile berbasis web yang stabil dan mendukung lintas platform.
2.Bagaimanapun aplikasi hybrid masih belum bisa menyamai aplikasi native
Pengembangan Web Mobile
1.Mobile Website
Mobile website secara prinsip adalah sama dengan website secara umum, yang dibuat dengan HTML, CSS, javascript, PHP.
Namun perbedaannya adalah mobile website dibuat agar optimal untuk ukuran layar mobile device seperti smartphone atau tablet.
Bila kita mengakses web yang memang dibuat untuk layar desktop komputer/laptop menggunakan mobile device maka
akan ada scroll horizontal dan zoom yang tentu mengganggu kenyamanan pengguna (bad user experience).
Adanya mobile website tentu tidak akan ada lagi masalah scrolll horizontal dan zoom dimaksud.
2.Responsive Website
Responsive website adalah website yang bisa menyesuaikan tampilan layoutnya berdasarkan ukuran viewport dari device yang digunakan mulai dari smartphone,
tablet atau computer screen. Dengan responsive website bisa memberi pengalaman yang optimal bagi pengguna dengan resizing,
scrolling dan panning seminimal mungkin. Perkembangan teknologi mobile device begitu pesat melahirkan mobile device dengan ukuran layar yang
berbeda dengan merek yang begitu variatif. Smartphone yang diproduksi oleh berbagai vendor memiliki varian ukuran. Dengan responsive website,
website bisa menyesuaikan dengan ukuran viewport device pengaksesnya.
Empat Perbedaan Aplikasi Mobile Dengan Aplikasi Web Desktop
dan aplikasi web berbasis desktop merupakan dua teknologi yang digunakan hampir seluruh umat manusia.
Kedua jenis aplikasi tersebut juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai kebutuhan penggunaannya.
Yang pasti-pasti saja, kenyatannya aplikasi mobile lebih ringkas dibanding dengan aplikasi desktop.
Saya mempunyai pandangan beberapa perbedaan mencolok antara kedua teknologi tersebut,
meski sama-sama menggunakan teknologi internet.
Berikut adalah 4 point perbedaan aplikasi mobile dengan aplikasi web desktop.
1.Fitur Aplikasi Mobile dan Aplikasi Web Desktop
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bahwa aplikasi mobile bukanlah aplikasi web.
Perbedaannya adalah pada kedua sifat fitur dan jumlah fitur yang disediakan.
Aplikasi mobile mempunyai beberapa fitur baru. Aplikasi mobile akan terlihat sangat berbeda dari aplikasi web.
Pertama, dilihat dari ukuran layar pada smartphone pasti tidak sama dengan ukuran layar desktop. Pada aplikasi web di mana layar lebih besar,
dan memiliki lebih banyak ruang untuk menu, toolbar, dan widget.
Pengguna smartphone dan pengguna web memiliki niat yang berbeda. Pengguna smartphone ingin menggunakan aplikasi di mana saja,
mendapatkan produktivitas maksimum dengan tenaga sedikit, sedangkan pengguna web mungkin akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan menggunakan aplikasi web.
Pada perbedaan tersebut, fitur yang paling produktif (atau paling sering digunakan) disorot adalah pada smartphone.
Aplikasi mobile menyediakan semua fitur atau bagian fitur darinya. Beberapa bagian fitur dari aplikasi mobile akan menjadi keunggulan dari aplikasi web.
Fitur
2.Interaksi User
Cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi mobile dan aplikasi web tradisional sangatlah berbeda. Dengan kemampuan layar sentuh untuk berinteraksi
bagi pengguna smartphone yang berbasis accelerometermaupun kompas, sebuah aplikasi mobile memang dibangun secara berbeda.
Contohnya adalah aplikasi game mobil (car game), di mana mobil bermanuver dengan memiringkan ponsel ke kiri atau ke kanan.
Hal ini didasarkan pada fituraccelerometer sebuah smartphone.
Contoh lainnya adalah aplikasi peta yang selalu menunjuk ke arah utara setiap kali pengguna merubah arah telepon genggamnya. Hal ini didasarkan pada fitur kompas

3.Location Awareness
Pemetaan lokasi adalah sesuatu yang baru untuk smartphone. Google Maps, Local Search, Foursquare,
dan banyak aplikasi mobile lainnya memanfaatkan GPS yang telah disematkan ke dalam smartphone.
Aplikasi web yang menggunakan pemetaan lokasi juga, namun hanya dibatasi dari pengkodean negara dan tidak secara detail.
Location Based
4.Push Notification
Pengguna aplikasi banyak yang menginginkan pemberitahuan peristiwa atau info penting seperti e-mail dan pesan masuk. Dan smartphoneadalah platform terbaik untuk pemberitahuan, karena smartphone dekat dengan pengguna hampir sepanjang waktu. Selain pemberitahuan seperti e-mail atau pesan masuk, layanan apa pun juga dapat dikirimkan sebagai pemberitahuan kepada pengguna smartphone. Lain halnya bagi pengguna aplikasi web, pengguna harus selalu login ke sebuah aplikasi web untuk menyelesaikan alur kerja yang melibatkan dia, akan jauh lebih produktif untuk aplikasi untuk memberitahu pengguna bahwa ia harus melakukan tindakan untuk menyelesaikan alur kerja.
Dengan cara ini, pengguna selalu produktif, terlepas dari apakah dia dekat dengan laptop-nya atau desktop.
Push Notification
Demikianlah pembahasan kali ini mudah-mudahan dapat membantu rekan-rekan yang sedang belajar.
Mohon ma'af apabila terdapat kesalahan dalam pembahasan. Dan terimakasih telah mengunjugi blog saya.



No comments:
Post a Comment