PEMROGRAMAN BERBASIS WEB
Rumpun bahasa pemrograman berbasis web:
- Client side : bisa langsung dijalankan pada komputer (PC) tanpa memerlukan server web. Contoh : HTML, Java Script, Visual Basic Script (Vbs), dll.
- Server side : program harus diletakkan pada direktori server web dan segala operasionalnya diatur oleh server web. Contoh : PHP (freeware), ASP (microsoft), JSP (Java – Sun Micro System),dll
KEBUTUHAN APLIKASI UNTUK PEMROGRAMAN WEB
1.Editor : sebagai media untuk menulis program, bisa berupa editor text atau editor program.
Contoh :
- Notepad (Editor Text pada Windows).
- Side Kick (Editor Text pada DOS).
- PHPed (Editor Program pada Windows).
- Editor Frontpage (Editor Script pada aplikasi Fontpage).
- Quanta, Bluefish, Screem (Editor web di Linux)
2. Browser : media untuk melihat hasil tampilan pemrograman.
Contoh :
- Internet Explorer, MSN browser (Windows).
- Netscape, Mozilla, Firefox, Opera (berbagai sistem operasi ada).
- Konqueror, Dillo (Linux).
- LYNX (browser dengan tampilan berbasis text, bisa untuk browsing internet di Linux dan berbagai sistem operasi dengan mode kerja Text).
- Mosaic (browser pertama yang merupakan cikalbakal browser yang ada sekarang).
NAVIGASI PADA BROWSER
Keterangan:
- Tombol “Back” : tombol untuk membuka halaman web yang telah dibuka sebelumnya.
- Tombol “Next” : tombol untuk membuka kembali halaman web yang telah dibuka sebelumnya dari halaman web yang ditampilkan dengan menekan tombol “Back”.
- Tombol “Stop” : Menghentikan proses menampilkan (loading) halaman web.
- Tombol “Refresh” : Mengulang proses menampilkan (loading) halaman web.
- Tombol “Home” : Memanggil halaman web yang diset sebagai halaman web yang otomatis tampil ketika browser diaktifkan.
Pengesetan halaman web “Home” pada browser Internet Explorer:
- Aktifkan perintah: Menu:\ Internet option hingga muncul tampilan seperti gambar samping.
- Ketik alamat web di kotak “Address”.
- Klik tombol “Apply” lalu “Ok”.
- Kotak Address : Tempat untuk menuliskan halaman web yang akan ditampilkan.
- Tombol “GO” : Tombol yang digunakan untuk mengawali proses menampilkan website yang didefinisikan di kotak address dengan cara di-klik.
DOKUMEN HTML
Setiap dokumen HTML memiliki extensi file *.HTML atau *.HTM. Maka dari itu untuk setiap penyimpanan program HTML harus disimpan dengan format penamaan file: namafileprogram.HTML
HTML kepanjangan dari Hyper Text Markup Language yang dapat diartikan sebagai Bahasa untuk menampilkan Tulisan / Text yang bersifat Hyper. HTML adalah sebuah format dokumen. Dokumen HTML dapat ditampilkan dimedia Internet menggunakan aplikasi browser. Karena bisa ditampilkan di Internet maka dokumen ini bersifat “publik” atau bisa digunakan bersama-sama dalam sekali waktu. Sifat ini berbeda dengan Dokumen Ms. Word yang bersifat “Personal”, hal ini karena fungsi dari dokumen Ms.Word adalah untuk dicetak dan digunakan (dibaca) oleh orang perorang.
Dari pemahaman diatas dapat diketahui bahwa pemrograman HTML adalah bahasa pemrograman untuk membuat sebuah dokumen. Jadi pemrograman HTML bukanlah pemrograman logika komputer. Hal ini berarti pada HTML tidak mengenal perintah-perintah logika komputer seperti: pencabangan (IF .. Else), perulangan/looping (Do … While / For … Next, dll) dan bahkan juga tidak bisa memproses penjumlahan, pengurangan, pengalian maupun pembagian.
Perintah-perintah pemrograman HTML adalah perintah untuk mengatur tampilan dan isi suatu dokumen untuk keperluan web di internet. Isi dari dokumen HTML antara lain:
- Text dan Paragrap.
- Gambar, suara dan berbagai bentuk multimedia lainnya.
- Tabel dan Frame.
- Hyperlink (penghubung antar halaman web), dll
Dokumen HTML memiliki 2 bagian yaitu bagian HEAD dan BODY.
Bagian HEAD adalah bagian dokumen untuk menempatkan perintah-perintah yang berhubungan dengan informasi dokumen seperti perintah TITLE, META, dll.
Sedangkan untuk bagian BODY adalah untuk menempatkan perintah pendefinisian dan pengaturan isi dokumen seperti: Text, Paragrap, Gambar, Tabel, Frame, Hyperlink, dll.
Contoh Penulisan Pemograman HTML
Latih1.html
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Mencoba HTML </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Hallo, Tulisan ini dibuat dengan perintah HTML
</BODY>
</HTML>
Keterangan:
- Ketik perintah diatas dengan Notepad atau sembarang Editor.
- Simpan dengan nama file beserta extensinya: “.html” ( wajib ! ) dan jangan hanya nama filenya saja. Contoh: filename= Latih1.html.
- Untuk menampilkan di browser, pilih salah satu cara:
- Buka folder tempat menyimpan file html yang bersangkutan kemudian cari filenya, jika sudah ketemu klik 2x hingga secara otomatis akan ditampilkan dibrowser.
- Aktifkan browser (misal:internet explorer). Dari Menu pilih File\Open kemudian ketik lokasi file html pada kotak “Open” atau klik tombol “Browse” untuk mencari lokasi file secara interaktif.

- Penulisan perintah HTML tidak bersifat Case Sensitife. Hal ini berarti perintah HTML dapat diketik dengan huruf besar atau kecil. Namun sudah menjadi standar pada umumnya Website profesional, perintah HTML diketik dengan huruf Kapital.
- Perintah HTML diapit dengan tanda kurung “ < ” dan “ > ”.
- Hampir semua perintah HTML berupa perintah pasangan pembuka dan penutup. Perbedaan perintah pembuka dengan penutup adalah untuk perintah penutup ditambahkan tanda “slash” ( / ) pada awal perintah. Setiap objek yang diatur oleh perintah yang berpasangan harus diletakkan diantara perintah pembuka dan penutup. Perintah pembuka Perintah penutup Contoh: <center> perintah menengahkan </center>.
- Hampir semua perintah HTML memiliki atribut (perintah pelengkap), format penulisannya adalah sebagai berikut: <Perintah atribut1=”nilai” atribut2=”nilai” ... atributn=”nilai”> ...objek yang diatur... </Perintah>.
- Atribut bersifat optional. Sebuah Atribut bisa digunakan oleh beberapa perintah. Ada perintah HTML yang dapat digunakan bila ditulis dengan atributnya, namun ada pula perintah HTML yang memang tidak memiliki atribut. Perintah yang memiliki atribut bisa digunakan semua atributnya atau hanya sebagian saja. Setiap atribut memiliki nilai, jika nilai berupa kata-kata dalam huruf maka cara mendefinisikan nilainya harus diapit dengan petik ganda ( “ ), sedangkan bila nilainya adalah angka atau persen maka cara mendefinisikannya tanpa perlu diapit oleh tanda petik ganda.
Contoh mendefinisikan atribut pada sebuah perintah HTML:
Perintah utama = BODY
Atribut = Bgcolor
Nilai atribut = “Orange”
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Mencoba HTML </TITLE>
</HEAD>
<BODY Bgcolor= “Orange”>
Hallo, Tulisan ini dibuat dengan perintah HTML
</BODY>
</HTML>
Keterangan:
- Editlah file latih1.html dengan menambahkan contoh atribut diatas kemudian disimpan (Notepad = File/Save atau tekan tombol “Ctrl” dan “s”).
- Aktifkan Browser (Internet Explorer) yang menampilkan Latih1.html kemudian klik tombol “refresh” untuk melihat perubahan tampilan dokumen setelah ditambahkan perintah atribut diatas.
Catatan:
- Salahsatu atribut pada perintah BODY adalah Background.
- Fungsi dari Background adalah untuk mengatur warna latar belakang.
- Background juga merupakan atribut pada perintah <TABLE>, <TR>, <TD>, dll.
- Nilai dari atribut Background adalah warna. Untuk mendefinisikan warna bisa dengan cara disebutkan menggunakan sebutan warna dalam bahasa Inggris (Merah=”Red”, Ungu=”Purple”, Coklat=”Brown”,dll) atau dengan menyebutkan dengan kode warna RGB.
- Penulisan kode warna RGB= “# x x x x x x” ( x = angka hexadesimal), 2 angka I mendefinisikan intensitas warna “Merah”, 2 angka II mendefinisikan intensitas warna “Hijau” dan 2 angka III mendefinisikan intensitas warna “Biru”.
Contoh mendefiniskan warna dengan kode warna RGB:
#000000 = Hitam #00ff00 = Hijau #ffffff = Putih
#ff0000 = Merah #0000ff = Biru #ff9227 = Orange.
- Kode warna RGB dapat mendefinisikan 16 juta warna.
- Dalam mendefinisikan warna disarankan menggunakan pendefinisian menggunakan kode warna RGB untuk ketepatan warna yang dimunculkan.



No comments:
Post a Comment